Pesantren Darul Irsyad Hidupkan Nilai Pengorbanan dan Kebersamaan di Hari Raya Qurban

Pesantren Darul Irsyad Hidupkan Nilai Pengorbanan dan Kebersamaan di Hari Raya Qurban

Senin, 10 Juni 2025,
Suasana di Pesantren Darul Irsyad sejak pagi sudah tampak ramai dan penuh antusiasme. Para santri, dewan guru, dan warga sekitar mulai berdatangan ke lapangan utama pesantren untuk mengikuti prosesi pemotongan hewan qurban dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriyah. Kegiatan ini menjadi momen tahunan yang selalu dinantikan oleh seluruh keluarga besar pesantren, karena bukan hanya sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai sarana mempererat rasa kekeluargaan dan kepedulian sosial.

Tepat pukul 08.00 WIB, kegiatan dimulai dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Pengasuh Pesantren, Abah Yai. Doa berlangsung dengan khidmat, para santri tampak serius menyimak dan mengaminkan setiap kalimat yang dipanjatkan. Suasana terasa haru dan penuh rasa syukur. Setelah doa selesai, Abah Yai kemudian memulai proses pemotongan seluruh hewan qurban.

Pada kesempatan ini, total ada 3 ekor sapi dan 7 ekor kambing yang disembelih. Hewan-hewan qurban tersebut merupakan amanah dari para pengqurban, mulai dari dewan guru, wali santri, muhibbin serta beberapa donatur yang menitipkan qurbannya kepada pihak pesantren. Proses penyembelihan dilakukan dengan memperhatikan tata cara syar’i dan menjaga adab terhadap hewan, sebagaimana diajarkan dalam Islam. Para santri senior dan ustadz terlibat langsung dalam proses pengulitan, pencacahan, dan pembagian daging qurban, dengan semangat gotong royong yang tinggi. Bahkan beberapa warga sekitar turut membantu, menunjukkan eratnya hubungan antara pesantren dan masyarakat.

Pembagian daging qurban dilakukan secara adil dan merata. Selain diberikan kepada para pengqurban, daging juga dibagikan kepada seluruh guru dan staf pesantren, serta masyarakat sekitar yang membutuhkan. Tidak sedikit masyarakat yang merasa terbantu dengan pembagian ini, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang masih belum sepenuhnya pulih. Dengan pembagian daging ini, nilai-nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi benar-benar terasa hidup di tengah-tengah kehidupan pesantren.

Namun, semarak Idul Adha di Darul Irsyad tidak berhenti sampai di situ. Malam harinya, para santri mengadakan acara bakar sate bersama di halaman kamar masing-masing. Mereka dengan antusias menyiapkan arang, tusuk sate, dan bumbu sederhana. Meskipun peralatannya terbatas, namun kebersamaan dan kegembiraan terpancar dari wajah para santri. Tawa canda, nyanyian ringan, dan cerita-cerita lucu antar kamar menambah hangat suasana malam itu. Acara ini bukan hanya sekadar makan-makan, tetapi menjadi momen yang memperkuat ukhuwah, mengasah kemandirian, dan menumbuhkan rasa syukur di kalangan santri.

Kegiatan Idul Adha di Pesantren Darul Irsyad tahun ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh makna. Semua pihak merasakan manfaatnya, dari segi spiritual, sosial, maupun pendidikan karakter. Semangat berkurban yang ditanamkan sejak dini di lingkungan pesantren menjadi bekal penting bagi para santri untuk kelak tumbuh menjadi pribadi yang peduli, ringan tangan, dan siap berkontribusi untuk umat.

Semoga semangat berkurban ini terus hidup di hati para santri dan seluruh civitas pesantren, menjadi energi positif dalam membangun masyarakat yang lebih beradab dan penuh kasih sayang. Selamat Idul Adha 1446 H, semoga setiap tetes darah qurban yang mengalir menjadi saksi keikhlasan dan cinta kita kepada Allah SWT dan sesama.

-AR-

Leave a comment