Visitasi Akreditasi BAN-PDM di MA Darul Irsyad Berjalan Hangat, Reflektif, dan Penuh Inspirasi

Visitasi Akreditasi BAN-PDM di MA Darul Irsyad Berjalan Hangat, Reflektif, dan Penuh Inspirasi

Bogor, 13–14 Oktober 2025 — Madrasah Aliyah Darul Irsyad sukses melaksanakan kegiatan Visitasi Akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (BAN-PDM).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa, 13–14 Oktober 2025, berjalan dengan lancar, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan antara tim asesor dan seluruh keluarga besar Pesantren Darul Irsyad.

Tim asesor yang bertugas ialah Drs. H. Entus Supriatna dan H. Harizal, S. Pd., yang disambut langsung oleh Pengasuh Pesantren Darul Irsyad, jajaran pengasuh Madrasah Diniyah (Madin), serta dewan guru MA Darul Irsyad.

Pembukaan: Pesan Pengasuh Pesantren

Acara pembukaan dilaksanakan di aula madrasah dengan suasana penuh kekeluargaan. Dalam sambutannya, Pengasuh Pesantren Darul Irsyad menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya visitasi akreditasi ini sebagai momentum muhasabah dan peningkatan mutu pendidikan.

> “Kami percaya bahwa akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, tapi merupakan bagian dari ikhtiar menata niat dan meneguhkan komitmen kita dalam mendidik dengan cinta, ilmu, dan keteladanan. Semoga kegiatan ini menjadi ladang amal bagi kita semua,” tutur beliau penuh keteduhan.

Hari Pertama: Presentasi, Wawancara, dan Konfirmasi Data

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan sesi presentasi kinerja madrasah oleh Kepala MA Darul Irsyad, Ust. Abdul Rahman Taufiq, S. Ag.
Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan visi madrasah untuk mewujudkan peserta didik yang unggul dalam ilmu, berkarakter kuat, serta berlandaskan nilai pesantren. Disampaikan pula bahwa MA Darul Irsyad telah menerapkan Kurikulum Merdeka yang diintegrasikan dengan pendekatan Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta, yang menumbuhkan pembelajaran bermakna, reflektif, dan berorientasi pada akhlak serta spiritualitas siswa.

Sesi berikutnya dilanjutkan dengan wawancara pimpinan madrasah, dihadiri oleh Kepala Madrasah Aliyah Darul, Wakil Kepala Madrasah, Usth. Naja Saniatur Rizqiyyah, S. Pd., dan Kepala TU, Ust. Syarifuddin Choirul Umam, S. Hum.. Dalam sesi ini, asesor mendalami berbagai data pendukung seperti dokumen kurikulum, program kerja, dan capaian hasil belajar.

Usai istirahat, kegiatan berlanjut dengan wawancara santri yang diikuti oleh Ziyad Rakhasyan (kelas 12), Dzaky Abyan (kelas 11), M. Ighfirli (kelas 10), Nadia Kamila (kelas 11), dan Fahira Q. Anjani (kelas 10). Para siswa dengan percaya diri menjelaskan pengalaman mereka dalam pembelajaran aktif, kolaboratif, serta kegiatan pengembangan diri yang berlandaskan nilai-nilai pesantren.

Hari Kedua: Observasi, Wawancara Guru dan Orang Tua

Hari kedua dimulai dengan observasi proses pembelajaran dan lingkungan madrasah. Tim asesor mengapresiasi suasana belajar yang kondusif, interaktif, dan sarat nilai karakter. Mereka mencatat bahwa penerapan Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta telah berjalan dengan sangat baik — ditandai dengan keterlibatan aktif siswa, pembelajaran yang memanusiakan, serta hubungan guru-siswa yang penuh kehangatan dan keteladanan.

Sesi berikutnya adalah wawancara dengan orang tua/wali murid, yakni wali murid Tubagus Aby Fat-han, wali murid Adzhar Ramadhan, dan wali murid Qostalia Mardliyyah. Para wali murid menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan karena anak-anak mereka tumbuh dalam lingkungan yang menyeimbangkan ilmu, adab, dan akhlak.

Dilanjutkan dengan wawancara guru dan bendahara madrasah, dihadiri oleh Ust. Hafiz Hamdi, S. Kom., Ust. Ence Komara, S. Pd., dan Ust. Agil Azizi, S. Pd.. Tim asesor menelaah sistem administrasi, tata kelola keuangan, serta praktik pembelajaran yang mengedepankan inovasi dan refleksi berkelanjutan.

Menjelang siang, tim asesor melakukan diskusi hasil sementara dengan pihak madrasah, memberikan catatan apresiasi dan masukan untuk penguatan sistem mutu ke depan.

Penutupan: Pesan Pengawas dan Refleksi Tim Asesor

Kegiatan ditutup dengan suasana haru dan penuh semangat. Dalam sambutannya, Pengawas Madrasah, Ibu Tati Hartati, M. Pd., memberikan apresiasi tinggi atas kesiapan, kekompakan, dan profesionalitas keluarga besar MA Darul Irsyad.

> “Akreditasi ini adalah bentuk tanggung jawab kita untuk terus berbenah. Saya melihat semangat guru dan pengelola madrasah sangat luar biasa. Semoga semangat ini terus dijaga, karena mutu pendidikan tidak berhenti di nilai akreditasi, tetapi di perubahan nyata di ruang kelas dan hati peserta didik,” ungkap beliau penuh makna.

Sementara itu, Drs. H. Entus Supriatna dan H. Harizal, S. Pd. dalam refleksi akhirnya menyampaikan kesan mendalam terhadap suasana pendidikan di MA Darul Irsyad.

> “Kami merasakan atmosfer keikhlasan dan kebersamaan yang kental di sini. Integrasi antara nilai pesantren dan sistem madrasah menjadi kekuatan besar. Pembelajaran berbasis cinta dan reflektif seperti ini adalah masa depan pendidikan Islam,” ujar keduanya.

Mereka juga mendorong seluruh civitas madrasah untuk terus mempertahankan budaya mutu, kolaborasi, dan inovasi yang telah dibangun.

Sebagai penutup, Kepala MA Darul Irsyad, Ust. Abdul Rahman Taufiq, S. Ag., menyampaikan rasa terima kasih atas bimbingan, arahan, dan apresiasi dari para asesor serta pengawas.
“semoga proses akreditasi ini semakin menambah kekuatan bagi MA Darul Irsyad untuk terus tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang amanah, unggul, dan membumi. Dan semoga para peserta didik kami tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan membawa manfaat bagi umat,” ujarnya dengan penuh harap.

Kegiatan visitasi akreditasi BAN-PDM di Madrasah Aliyah Darul Irsyad pun resmi ditutup dengan doa bersama dan foto kenangan. Keluarga besar Pesantren Darul Irsyad berharap hasil akreditasi ini menjadi pijakan baru untuk terus menumbuhkan madrasah yang unggul, berkarakter, dan rahmatan lil ‘alamin.

-admin-

Leave a comment